Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka Didampingi Jamal Wiwoho Tinjau PTM Terbatas di UNS

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin memastikan Pelaksanaan Perkuliahan Tatap Muka di UNS berjalan sesuai Protokol Kesehatan

8 September 2021, 14:02 WIB

SKALA.ID – Walikota Solo melihat langsung pelaksanaan (PTM) perdana yang digelar Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu 8 September 2021.

Ada tiga fakultas yang dikunjungi Gibran. Ketiga fakultas itu adalah Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Ekonomi dam Bisnis (FEB) UNS.

Tak hanya meninjau PTM perdana Gibran yang didampingi Rektor UNS ini pun melihat dari dekat pelaksanaan donor darah dan skrining penyintas Covid-19 di Gedung Aula FK UNS.

Baca Juga: Gibran Temui Rektor UNS Pastikan Pekan Depan Perkuliahan Tatap Muka Perdana Digelar

Di UNS, putra sulung Presiden Joko Widodo ini pun menyapa dosen dan tenaga kependidikan yang sedang menjalani donor darah.

Setelah dari FK UNS, suami dari ini langsung meninjau pelaksanaan PTM di Fakultas Hukum dan FEB UNS.

Saat tiba di FEB UNS, ia menyapa dan berbincang langsung dengan dosen dan mahasiswa yang berada di dalam ruang perkuliahan.

Baca Juga: Heboh Sertifikat Vaksin Jokowi Beredar, Ini Kata Gibran

Tidak lupa, juga menyapa mahasiswa semester satu FEB UNS yang sedang mengikuti perkuliahan Pengantar Ekonomi Makro melalui Zoom Cloud Meeting.

Sembari bersenda gurau, ia menanyakan kabar dan daerah asal dari masing-masing mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara daring.

Gibran Rakabuming Raka sangat mengapresiasi semangat belajar dari mahasiswa yang hadir di ruang perkuliahan dan yang menyimak melalui Zoom Cloud Meeting.

Baca Juga: Bertemu Mensos Risma, Gibran Pastikan Bantuan Pemerintah Tersalurkan Tanpa Ada Pemotongan

“Saya lihat ini Prokes di UNS sudah sangat ketat sekali. Saya lihat mahasiswa-mahasiswinya semangat semua dan online juga semangat dari luar kota,” ujar Gibran Rakabuming Raka, Rabu 8 September 2021.

Ia juga meminta mahasiswa UNS yang berasal dari luar Solo Raya yang sudah disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 untuk segera mendapat suntikan dosis kedua vaksin Covid-19.

Tujuannya, agar jika sewaktu-waktu PTM UNS sudah dibuka secara bertahap dan level PPKM di Kota Solo sudah turun ke level 2 atau 1, mereka dapat langsung datang ke Kota Surakarta.

Baca Juga: Tutup Lokasi Isolasi Terpusat, Walikota Gibran Ubah Solo Technopark Jadi Kantor Marketplace

“Dan yang belum divaksin tidak perlu takut karena yang namanya vaksin itu untuk kekebalan komunal atau kelompok. Kalau kiri kanannya divaksin tujuannya biar terlindungi,” katanya.

Sementara itu Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho sangat mengapresiasi kedatangan Gibran untuk melihat langsung pelaksanaan PTM di kampus yang dipimpinnya.

Ia mengatakan, digelarnya PTM di UNS didasarkan atas keinginan Gibran Rakabuming Raka yang tidak ingin mahasiswa merasakan learning loss terlalu lama.

Baca Juga: Marak Poster Kritik Pemerintah di Pasang di Titik Strategis Kota Solo

Sebab, mahasiswa UNS sudah 1,5 tahun lebih menjalani perkuliahan secara daring yang membuat mahasiswa sudah tidak sabar untuk datang ke kampus.

Perkuliahan secara daring juga menyebabkan dosen mengalami kesulitan untuk menyampaikan materi secara langsung kepada mahasiswanya.

“Membicarakan PTM bersama Mas Gibran Wali Kota yang enerjik. Kehidupan kampus dicoba bertahap dan bersyarat. Kan sudah 1,5 tahun kalau kita silaturahmi kemudian bagaimana caranya mengimplementasikan PTM ini,” tutur Prof Jamal.

Baca Juga: Komisi VIII Bisa Terima Alasan Ibadah Haji 2021 Batal, Paryono: Pandemi Covid Belum Berakhir

Salah satu mahasiswa yang sedang mengikuti PTM di FEB UNS, Bintang, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada UNS yang sudah berani menggelar PTM.

Baginya, perkuliahan secara langsung di kampus, membuatnya cepat memahami materi yang disampaikan langsung oleh dosen, khususnya untuk materi hitung-hitungan.

“Jujur ga nyangka Mas Gibran datang. Saya juga senang karena akhirnya bisa datang ke kampus karena kalau online sering canggung dan berasa ada batas atau jarak dengan dosen,” ujar mahasiswa semester satu asal Kabupaten Sragen ini.(Ian) ***

Artikel Terkait