UNS Dukung Polresta Surakarta Ungkap Kasus Meninggalnya Gilang Pasca Keluarnya Hasil Otopsi

30 Oktober 2021, 21:02 WIB

SKALA.ID – Universitas Sebelas Maret (UNS) mendukung penuh proses penyelidikan oleh Polresta Surakarta menyusul telah diterimanya hasil otopsi Gilang Endi Saputra telah keluar dan telah diserahkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Semarang kepada pihak Polresta Surakarta Jumat (29/20) kemarin.

“Karena hasil otopsi ini telah ditunggu-tunggu oleh semua pihak, termasuk UNS,” jelas Rektor UNS Jamal Wiwoho dalam keterangan tertulis kepada awak media, Sabtu (30/10).

Sejauh ini, pihak UNS belum menerima salinan berkas hasil otopsi tersebut dari pihak Kepolisian, dan memperoleh berita tersebut dari pemberitaan media massa.

Baca Juga: Terima Hasil Tim Evaluasi, Rektor UNS Resmi Bekukan Menwa

“Kami berharap hasil otopsi dapat digunakan sebaik-baiknya oleh tim penyidik Polresta Surakarta dalam upaya mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya terkait insiden yang menyebabkan meninggalnya salah satu mahasiswa UNS dan menegakkan keadilan bagi semua pihak,” lanjut Jamal.

Pihak UNS sendiri, pasca insiden tersebut secara aktif langkah-langkah terkait dengan koordinasi dengan keluarga almarhum, koordinasi dengan pihak Kepolisian, maupun melakukan evauasi atas UKM bersangkutan.

Bahkan UNS Sebagaimana telah pada hari Senin (25/10), langsung membentuk Tim Evaluasi UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS melalui Surat Tugas nomor 4461/UN27/KP/2021.

Baca Juga: UNS Bentuk Tim Evaluasi Ungkap Kasus Meninggalnya Mahasiswa Saat Ikut Diklarsar

Dan berdasar rekomendasi dari Tim Evaluasi, Rektor UNS telah membekukan UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa melalui SK Rektor UNS Nomor 2815/UN27/KH/2021.

Tim Evaluasi UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS akan terus melakukan pengkajian internal terkait pelaksanaan aktivitas UKM tersebut untuk memberikan rekomendasi-rekomendasi kepada Pimpinan UNS terkait pengelolaan UKM di lingkungan UNS secara umum, dan keberlanjutan atau keberadaan keberadaan UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa di lingkungan UNS.

UNS terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan keluarga almarhum, dan hadir dalam setiap tahap-tahap perkembangan peristiwa, sejak proses membawa jenazah almarhum ke kediaman keluarga, proses otopsi jenazah almarhum, hingga proses pemakamannya.

Baca Juga: Hasil Autopsi, Gilang Endi Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diksar Menwa Akibat Kekerasan Tumpul

Sampai hari ini Rektor terus menugaskan pejabat-pejabat di lingkungan UNS untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan keluarga.

Pada hari Kamis (28/10), pejabat di lingkungan UNS telah mengadakan pertemuan dengan pihak keluarga bersama perwakilan BEM UNS bertempat di Gedung Rektorat.

UNS terus mendukung proses pengusutan insiden ini oleh pihak Kepolisian dengan berkoordinasi dan bekerja sama penuh dalam hal penyediaan informasi maupun memfasilitasi kelancaran proses pemeriksaan oleh pihak Kepolisian kepada mahasiswa maupun dosen atau tendik yang terkait dengan persitiwa ini.

Baca Juga: Keren, Bengawan UV UNS Borong Tiga Juara di Ajang KKCTBN 2021

“UNS sangat mempercayai profesionalisme pihak Kepolisian dalam proses penyidikan yang sudah mulai dilakukan dan sangat mengharapkan pengungkapan fakta-fakta yang sesungguhnya, agar kebenaran dan keadilan benar-benar ditegakkan,” pungkasnya.****

Artikel Terkait