Terowongan Kuno Berusia Ratusan Tahun Ditemukan di Klaten, Begini Penampakannya

Diduga terowongan kuno ini Dibangun saat jaman Kolonial Belanda

10 September 2021, 15:37 WIB

SKALA.ID – Sebuah yang diyakini berusia ratusan tahun ditemukan warga Desa Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, , Jawa Tengah.

Belum diketahui kapan itu dibuat. Namun, itu ditemukan saat saat warga menemukan ikan jenis tomang seberat 7 kilogram dengan panjang 80 centimeter.

Padahal ikan Tomang yang ditemukan warga saat menyetrum ikan di bekas embung tersebut, hanya ada di perairan Kalimantan.

Baca Juga: Kisah Kakek Kadri, Mencintai Gunung Lawu Hingga Detik Terakhirnya Ditemukan Meninggal

Tak hanya ikan Tomang, warga pun menemukan bulus atau kura-kura yang sudah dalam keadaan mati mengapung. Saat dinaikkan dari air dan ditimbang, berat kura-kura itu sekitar 20 kilogram.

Diperkirakan kura-kura itu berusia ratusan tahun. Masih di sekitar pengerukan bekas embung tersebut, ada terowongan kuno yang terbuat dari batu bata.

Penanggung Jawab Substansi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng, Deny Wahju Hidayat saat mengecek lokasi, diduga kuat terowongan ini peninggalan jaman penjajahan .

Baca Juga: Ganjar Bubarkan Peserta Acara “Pit-pitan Bareng” Karena Tidak Penuhi Prokes

Deny memperkirakan terowongan itu dulunya digunakan untuk menyalurkan air. Dulu, penjajah Belanda menerapkan tanam paksa di Trucuk dan sekitarnya. Tak mengherankan bila fasilitas irigasi dibangun di sana.

Trucuk dikenal dengan tanahnya yang subur, penghasil tebu dan tembakau super sampai saat ini. Dulu dua komoditi tersebut menjadi hasil bumi unggulan yang disukai penjajah.

Dari pengecekan lebih lanjut, terowongan kuno memiliki lebar luar 261 sentimeter, lebar dalam 197 sentimeter dan tinggi 130 sentimeter. Diperkirakan dibangun tahun 1800-an.

Artikel Terkait