Terbongkar, Pembobol Rekening ASN di Klaten Komplotan Berpasangan, Hasil Kejahatan untuk Biaya Haji dan Umroh

9 September 2021, 16:06 WIB

SKALA.ID – Raibnya Rekening sejumlah saldo ASN di yang terjadi di akhirnya terjawab.

Ternyata rekening para korban tersebut dibobol pelaku dari kelompok berpasang-pasangan dalam 1 jaringan, dengan cara memanfaatkan kelemahan sistem ATM bank.

Modus itu terungkap setelah berhasil membongkar dan menetapkan 14 tersangka pelaku, terdiri 7 pasangan termasuk pelaku kasus pembobolan di .

Baca Juga: Rekening Nasabah Bank Jateng di Klaten Raib, Ini Penjelasan Ahli Hukum ITE UNS

“Satu pasang atau satu keluarga, jadi modusnya mereka ini berpasang-pasangan tapi masih dalam satu kelompok,”ungkap Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy saat ditemui di Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu kemarin.

Oleh Iqbal disebutkan, penangkapan para tersangka sudah dilakukan sekira seminggu lalu, dan saat ini mereka ditahan di Mapolda Jateng di Semarang.

“Bukan, mereka orang luar dari bank, memanfaatkan kelemahan sistem di ATM untuk kemudian membobolnya,” tegas Iqbal menjawab pertanyaan apakah ada keterlibatan orang dalam bank dalam kasus ini.

Baca Juga: Klaten Gempar, Sejumlah Rekening Milik ASN Dikabarkan Raib

Dari hasil pemeriksaan, aksi komplotan pembobol ATM dengan modus berpasangan ini,  menurut Iqbal sudah berlangsung cukup lama dengan total hasil mencapai miliaran rupiah.

“Uangnya sudah digunakan untuk segala macam, ada yang untuk beli mobil, naik haji, umroh, dan sebagainya. Kasus yang di Klaten itu baru, tapi masih satu komplotan,” sebut Iqbal.

Selain mengamankan14 tersangka yang saat ini sedang proses pengembangan, sebelumnya Polda Jateng juga berhasil menangkap 2 pelaku lain dan sudah dijebloskan ke penjara.

Baca Jugq: Bank Jateng Klaten Dibobol, Kerugian Capai Rp 1,6 Miliar

“Yang dua itu sudah putusan inkracht, sedangkan yang 14 ini sedang proses pengembangan, termasuk yang kasus Klaten itu,” tandasnya. (Ian) ***

Artikel Terkait