Sumber Air Panas Ini Dipercaya Sebagai Peningalan Walisongo

Tempat pemandian air panas Guci yang berada di lereng gunung Slamet dipercaya peninggalan Walisongo/dok. Jatengprov.go. id

18 Mei 2022, 20:58 WIB

SKALA.ID – Tempat yang berada di lereng gunung Slamet memiliki daya tarik tersendiri. Berada diatas ketinggian antara 1.050 m – 1.250 m dpl, tepatnya di Desa Rembul Kec. Bojong dan Desa Kec. Bumijawa.

Konon sumber air panas Guci ini adalah air yang diberikan oleh Walisongo kepada orang yang mereka utus untuk menyiarkan agama Islam ke Jawa Tengah bagian barat di sekitar .

Karena air itu ditempatkan di sebuah guci (poci), dan berkhasiat mendatangkan berkat, masyarakat menyebut lokasi pemberian air itu dengan nama Guci.

Tapi karena air pemberian wali itu sangat terbatas, pada malam Jumat Kliwon, salah seorang sunan menancapkan tongkat saktinya ke tanah. Atas izin Tuhan, mengalirlah air panas tanpa belerang yang penuh rahmat ini.

Objek wisata ini biasanya ramai dikunjungi pada malam Jumat Kliwon. Banyak orang yang ngalap berkah. Konon, kalau mandi pada pukul 12 malam dengan memohon sesuatu, permohonan apapun akan dikabulkan. Kepercayaan ini sudah turun-temurun.

Air panas Guci ini kaya mineral berkhasiat untuk kesehatan, tidak menimbulkan bau, berwarna jernih.  Air yang mengalir dari pancuran-pancuran di objek wisata ini dipercaya bisa menyembuhkan penyakit seperti reumatik, koreng serta penyakit kulit lainnya, khususnya Pemandian Pancuran 13 yang memang memiliki pancuran berjumlah tiga belas buah.

Ada sekitar 10 air terjun yang terdapat di daerah Guci. Di bagian atas pemandian umum pancuran 13, terdapat air terjun dengan air dingin bernama Air Terjun Jedor.***


Artikel Terkait