Sosok Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di Ajang Paralimpiade Tokyo 2020, Ternyata ASN

Ditengah keterbatasan yang dimilikinya, pantang menyerah dan mampu menunjukkan eksistensi dirinya

6 September 2021, 10:04 WIB

– Semangat juang tinggi mengharumkan nama ditengah keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangat atlet difabel yang saat ini tengah berjuang di kancah 2020

Hasilnya medali emas pertama Indonesia di ajang Paralimpiade 2020 dipersembahkan pasangan bulu tangkis ganda putri Khalimatus Sadiyah dan Leani Ratri Oktila.

Keduanya berhasil menaklukkan atlet Cina, Cheng Hefang dan Ma Huihui di Yoyogi National Stadium di babak final. Menang telak pada dua babak dengan skor 21-18 dan 21-12 dalam waktu 32 menit saja.

Baca Juga: Borneo FC Peringkat Pertama, Juara Liga 1 2017 Bhayangkara FC Posisi ke 3 Klasemen Sementara

Sosok Khalimatus Sadiyah yang biasa disapa Alim (21) merupakan atlit difabel asal Mojokerto Jawa Timur. Alim juga merupakan atlet binaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim.

Saat ini Alim juga tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Gubernur Jatim Timur Khofifah Indar Parawansa dalam laman resmi pemprov Jatim, sangat bangga dan mengapresiasi prestasi atlit Jawa Timur yang mengharumkan nama bangsa di kancah International dengan prestasi memukau di tengah keterbatasannya.

Baca juga : Yann Motta Bawa Persija Jakarta Menang 1-0 Atas PSS Sleman Pada Laga Awal Liga 1 2021-2022

“Ini merupakan contoh nyata di mana kekurangan dalam diri tiap individu dapat menjadi kekuatan yang bisa membawanya pada kesuksesan,” jelas orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Semangat juangnya ungkap Khofifah patut ditiru. Ditengah keterbatasan yang dimilikinya, pantang menyerah dan mampu menunjukkan eksistensi dirinya.

“Membuktikan bahwa kekurangan bukanlah batasan untuk tidak meraih kesuksesan,” tandasnya.

Artikel Terkait