Siapkan Lima Bus Vaksin, Pemprov Jateng Menyasar ke Daerah Terpencil

Ganjar mengatakan keberadaan bus vaksin itu juga salah satu upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

10 September 2021, 22:09 WIB

SKALA.ID – Percepat hingga daerah terpencil, Pemprov gunakan bus untuk vaksinasi Covid 19. Ada lima bus vaksin milik Dinas Kesehatan Provinsi diresmikan Gubernur , Rabu September 2021 kemarin di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Ganjar mengatakan keberadaan bus vaksin itu juga salah satu upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kita tahu meskipun Jawa Tengah itu tengahnya Jawa. Tapi remote areanya (daerah terpencil) masih banyak dan kita membuat vaksinasi bergerak ini, harapannya kita bisa menjangkau area-area yang selama ini sulit terjangkau,” ujar Ganjar dalam sambutannya seperti dikutip dari laman humaspemprovjateng.go.id.

Baca Juga: Zoom Bareng Anak Penyitas Kangker, Ganjar Pranowo Ogah Dipanggil Eyang: Kakak Ganjar Ya

Ia menegaskan, meski bus vaksin dapat menjangkau daerah terpencil, saat ini prioritas vaksin masih untuk lansia dan masyarakat yang beresiko tinggi. Ganjar pun turut mengajak para kepala desa maupun kepala dusun untuk turun membantu pelaksanaan vaksinasi itu.

“Maka saya nderek titip, pada temen-temen kades (kepala desa), kadus (kepala dusun), kelompok-kelompok masyarakat, ajak yuk mereka yang senior-senior dulu. Mereka yang punya resiko tinggi, sehingga kita akan bisa melindungi mereka,” katanya.

Apalagi, lanjut Ganjar, dari data yang ada saat ini angka kematian didominasi oleh kelompok lansia, kelompok dengan penyakit bawaan (komorbid) dan mereka yang belum menerima vaksin.

Baca Juga: Rekening Nasabah Bank Jateng di Klaten Raib, Ini Penjelasan Ahli Hukum ITE UNS

“Saya lagi berikhtiar terus menerus sudah bicara dengan menteri kesehatan, bahkan saya udah bicara langsung dengan Bapak Presiden agar kita bisa lebih cepat (vaksinasinya),” katanya.

Lebih lanjut, peluncuran yang dilakukan di Borobudur itu bukan tanpa alasan. Daerah itu dipilih karena Borobudur merupakan salah satu Destinasi Super Prioritas, sehingga harapannya bisa segera menggerakan ekonomi.

Apalagi, sejumlah event juga telah disiapkan, seperti event olahraga tahunan yakni Borobudur Marathon dan Tour de Borobudur.

Baca Juga: Pencemaran Bengawan Solo Kembali Terjadi, Ganjar Sebut Pelaku Akan Ditindak Tegas

“Kita ingin menggerakkan (ekonomi) pelaku pariwisata. Nah kalau mereka (pelaku pariwisata) sudah (divaksin), nanti kita akan segera uji coba untuk dibuka (pariwisata) agar ekonomi segera menggelinding,” jelas Ganjar. (Ian) ***

Artikel Terkait