Satu Keluarga Tertimbun Tanah Longsor di Luwu, Berhasil Dievakuasi

Empat orang yang masih satu keluarga ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

5 Oktober 2021, 07:28 WIB

SKALA.ID – Evakuasi satu keluarga korban Banjir bandang dan yang terjadi di Kabupaten , Provinsi Sulawesi Selatan, pada Minggu 3 Oktober 2021 telah selesai.

Empat orang yang masih satu keluarga ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Empat korban meninggal adalah satu anggota keluarga,” jelas Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rahmadaria, dalam rilis yang diterima skala.id, dari BNPB, Selasa 5 Oktober 2021.

Baca Juga :
Inalillahi, Dua Hari Menghilang, Kakek Minto Asal Kebakkramat Karanganyar Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi 

Para korban berhasil ditemukan setelah tim gabungan seperti BPBD, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Tagana, Damkar, Brimob dan lintas instansi serta masyarakat setempat bergotong royong menggunakan peralatan seadaanya.

Proses evakuasi para korban, menurut Rahmadaria juga sempat mengalami kendala karena medan yang sulit dijangkau dan masih tertimbun material longsoran. Sementara ini kendaraan roda empat masih belum dapat mencapai lokasi tersebut.

“Lokasi sulit dijangkau. Tim kami sempat kesulitan menuju ke atas (lokasi terdampak). Hanya sepeda motor saja yang bisa,” papar Rahmadaria.

Baca Juga :
Banjir Bandang Terjang Luwu, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Peristiwa banjir bandang dan tanah longsor tersebut menurut data sementara BPBD Kabupaten telah berdampak di enam kecamatan, yakni Kecamatan Walenrang, Walenrang Barat, Walenrang Utara, Walenrang Timur, Lemasi dan Lemasi Timur

Data yang dirangkum BPBD Kabupaten Luwu per Senin (4/10) pukul 12.00 WIB, ada sebanyak 127 jiwa yang terpaksa harus mengungsi setelah terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Adapun dari 127 jiwa tersebut, sebanyak 27 warga mengungsi di Kecamatan Walerang Utara dan 100 warga lainnya mengungsi di masjid yang berada di Kecamatan Walenrang Timur.

Baca Juga :
Begini Reaksi Menohok Gibran Setelah Penggemar Persika Meminta Tim AHHA PS Pati Tinggalkan Karanganyar

Sementara itu, ada sebanyak 12.000 jiwa terisolir di Kecamatan Walenrang Barat.

Artikel Terkait