Sambangi Sragen, Sandiaga Uno Didoakan Jadi Pemimpin Amanah dan Peduli Nasib Rakyat Kecil

Sandi menjelaskan kalau sektor wisata di tempat tersebut akan dibuka secara bertahap tidak bisa langsung dibuka

11 Oktober 2021, 22:45 WIB

SKALA.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf/Baparekraf RI) Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Krikilan, Kabupaten , belum lama ini.

Sandi yang datang berkunjung pakai ikat kepala dan naik getek ala dicegat oleh puluhan ibu-ibu dari kelompok dagang yang mengeluhkan kalau ekonominya carut-marut sejak Pandemi Corona Virus Desease (COVID-19). Karena, walau mereka berjualan namun pendapatannya tetap tidak tentu.

Pasalnya, Museum Manusia Purba Sangiran harus tutup dimana pendapatan terbesar adalah dari pengunjung museum. Dan, hal ini sudah berlangsung selama 2 tahun. Oleh karenanya, mereka sampai harus menjual sapi mereka untuk bertahan hidup.

Baca Juga: 
Miliki Situs Sejarah Yang Diakui UNESCO, Menparekraf Harap Desa Wisata Sangiran Jadi Desa Mandiri

Ibu Parni wakil kelompok dagang sampai bercerita kalau dia harus menjual dua ekor sapinya dan juga menjadi buruh jahit yang penghasilan Rp 20 ribu per hari demi menopang kebutuhan sehari-hari.

Menteri didampingi Gubenur Jawa Tengah menyambangi musium Sangiran (Foto: Istimewa)

Menanggapi keluhan para ibu-ibu ini mas menteri langsung memastikan kepada ibu bupati yang menemani selama kunjungan ke tersebut.

“Seperti yang ibu bupati informasikan, pasar budaya Sangiran akan mulai dibuka per Selasa nanti, tapi tentunya harus menjaga protokol kesehatan (prokes),” katanya.

Baca Juga: 
Kabar Baik! Sandiaga Uno Sepakat Paket Wisata Bagi Para Nakes

Sandi menjelaskan kalau sektor wisata di tempat tersebut akan dibuka secara bertahap tidak bisa langsung dibuka. Sementara itu, ketika berkesempatan bertemu langsung dengan Menteri Sandiaga Uno, ibu Parni juga meminta untuk menyeragamkan etalase sehingga higenitas dagangan mereka terjaga.

Artikel Terkait