Rekam Jejak Kontroversi Bupati Karanganyar Juliyatmono, Mulai Membeli Rubiccon Hingga Tak Percaya Omicron

Rekam Jejak Kontroversi Bupati Karanganyar Juliyatmono, Membeli Rubiccon Hingga Tak Percaya Omicron

17 Februari 2022, 00:37 WIB

SKALA.ID Kontroversi Bupati Juliyatmono, Membeli Rubiccon Hingga Tak Percaya .

Bupati Juliyatmono kembali menjadi sorotan luas setelah video pidato dalamsuatu acara bila bila dirinya tak percaya Omicron menjadi viral.

Bupati Karanganyar dua periode itu, dalam potongan video berdurasi 1 menit 30 detik, politisi ulung Partai besutan Airlangga Hartato ini meminta masyarakat untuk memperhatikan Covid-19 maupun varian Omicron.

“Yang penting dijogo bangun dewe-dewe. Ora sah gagas omicron ora sah gagas covid. Anggepen wes ora enek,” ucap Juliyatmono dalam video tersebut.

Videonya Terkait Covid Varian Omicron Viral, Bupati Karanganyar : Untuk Semangati Warga

Sebenarnya tak hanya kali ini saja Juliyatmono membuat kontroversi. Dalam skala.id, ayah dari Ketua DPD Partai Golkar Karanganyar Ilyas Akbar Almadani itu kerap membuat kontroversi.

1. Pembentukan Provinsi Soloraya

Pada bulan Oktober 2019, Bupati Karanganyar Juliyatmono melemparkan suatu gagasan pembentukan Provinsi Soloraya.

Jamasan Keris Peninggalan Mangkuneoro VIII, Kyai Pamot di Gelar di Bulan Suro

Saat itu, pria yang akrab disapa Juli ini menilai wilayah di Soloraya, seperti Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Klaten, Boyolali, dan Solo, sudah layak menjadi provinsi baru pisah dari Provinsi Jawa Tengah.

Namun usulan pembentukan Provinsi Soloraya ini mendapatkan penolakan jumlah Kepala Daerah di Wilayah Soloraya, termasuk pihak Karaton Kasunanan Surakarta.

Kepala Daerah di Soloraya menilai pembentukan Provinsi Soloraya yang diusulkan mantan Guru agama ini hanya sebatas halusinasi belaka.

Pemkab Karanganyar Dapatkan Bantuan Peralatan Untuk Isoter Dari BNPB

Artikel Terkait