Presiden Rusia Vladimir Putin Sebut 20 Tahun Amerika Serikat Duduki Afghanistan Tanpa Hasil

Pemimpin Rusia ini kerap mengeritik negara-negara Barat yang mencoba memaksakan nilai-nilai mereka pada negara-negara non-Barat

1 September 2021, 23:14 WIB

– Presiden Vladimir Putin mengaku sangat kecewa melihat kondisi Afganistan saat ini. Putin sangat menyayangkan, pendudukan selama 20 tahun dinegara berakhir tragis.

“Ameroka Serikat mencapai ‘nol’ di Afghanistan. 20 tahun di Afghanistan berakhir dengan tragedi dan Washington tidak mencapai apa-apa,”papar Presiden Vladimir Putin seperti dikutip skala.id dari Al Jazeera, Rabu 1 September 2021.

Hak itu diungkapkan Putin saat menghadiri acara di daerah Vladivostok yang terletak di sebelah Timur dari Rusia. Menurutnya, pasukan Amerika hadir di Afghanistan selama 20 tahun membudayakan masyarakat lokal.

Baca Juga : Jokowi Resmikan Bendungan Kuningan, Luas Genangan 221,57 Hektar Hingga ke Brebes

“Tapi kenyataannya, (mereka) memaksakan norma dan standar hidup mereka dalam arti luas kata ini, termasuk organisasi politik masyarakat,” paparnya.

Ia menegaskan, tidak mungkin memaksakan sesuatu dari luar. Pemimpin Rusia ini kerap mengeritik negara-negara Barat yang mencoba memaksakan nilai-nilai mereka pada negara-negara non-Barat.

Rusia secara teratur mengecam kebijakan AS di Afghanistan, yang sekarang dikendalikan Taliban.

Baca Juga : Dukung Rendang sebagai Warisan Budaya Indonesia ke UNESCO, Iriana Jokowi Masak Rendang Serentak Secara Virtual

Artikel Terkait