Presentasi Digitalisasi Desa,Program Kerja Penutup KKN UNS di Desa Turus

4 Maret 2022, 20:44 WIB

SKALA.ID – Presentasi Digitalisasi Turus diadakan pada Kamis 3 Maret 2022 di Balai Desa Turus, , .

Selain penjelasan mengenai fitur yang terdapat dalam website desa, mahasiswa KKN UNS juga menayangkan video profil desa di hadapan tamu undangan, diantaranya perangkat desa, ketua RT, ketua RW, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Turus.

Penggarapan portal website https://turus..klatenkab.go.id/ ini merupakan tindak lanjut dari program digitalisasi desa yang telah diserahkan dari pemerintah melalui Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Klaten kepada pihak desa dengan website bertajuk Desa Inovatif Lancar Administrasi (Dilan) secara gratis.

Mahasiswa KKN UNS Rintis Pelaksanaan Bank Sampah di Desa Kebondalem Purworejo

Namun, dari pihak Desa Turus belum dapat mengakses website dikarenakan adanya keterbatasan, maka dari itu, mahasiswa KKN UNS mengadakan program kerja digitalisasi desa untuk mengawali pengelolaan website tersebut.

Zunus Auri, selaku ketua kelompok KKN UNS sekaligus penanggung jawab program kerja mengungkapkan bahwa pembuatan website ini dapat difungsikan sebagai wadah informasi mengenai Desa Turus yang dapat diakses oleh khalayak ramai sehingga warga Desa Turus yang sudah lama merantau dapat mengetahui kabar mengenai kampung halaman mereka.

Fitur-fitur yang terdapat pada website antara lain, beranda website, profil desa, , PPID, data desa, informasi, potensi, dan peta desa yang dapat mendukung kelancaran informasi dan pelayanan publik. Melalui fitur yang telah disebutkan, masyarakat umum juga dapat mengetahui jadwal kegiatan dan undangan yang diadakan oleh pemerintah Desa Turus.

Rektor UNS Sebut Lima Langkah Nyata Cegah Korupsi di Kampus

Pihak desa berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNS yang sudah membantu untuk mengawali pengelolaan website ini, seperti yang diungkapkan oleh Dani Kristiyanto selaku staff bidang perencanaan Desa Turus.

“Terima kasih atas peran dari mahasiswa KKN yang membantu pembuatan website desa, kami juga meminta bantuan agar bisa diajari untuk pengelolaan website desa, sehingga kedepannya pihak desa dapat melanjutkan untuk mengelola website yang sudah diawali oleh mahasiswa KKN ini”.

Artikel Terkait