Polisi Ungkap Dugaan Penimbunan dan Pengalihan Minyak Goreng

Foto /istimewa

22 Februari 2022, 01:00 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Penimbunan dan Pengalihan Minyak Goreng

SKALA.ID – Kelangkaan minyak terjdsi di beberapa wilayah membuat tim, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri melakukan pengecekan. Seperti di wilayah Sumatra Utara, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan

“Menindaklanjuti kelangkaan minyak goreng Satgas Pangan Polri melakukan pengecekan di berbagai wilayah di Indonesia,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, dalam konferensi pers virtual, Senin (21/2/2022) kemarin.

Hasil dari pemgecekan, ditemukan ada dugaan penimbunan, pengalihan, hingga minyak goreng palsu. Ada dugaan pengalihan yang mestinya minyak goreng itu diperuntukan kebutuhan rumah tangga, dialihkan untuk industri.

Polda Jateng Bongkar Pemalsuan Minyak Goreng di Kudus, Begini Modus dan Cara

“Ada juga ditemukan dugaan adanya minyak goreng palsu,” lanjutnya.

Kasatgas Pangan Polri Irjen Polisi Helmy Santika juga menambahkan , pihaknya telah melakukan pengecekan di tiga titik di wilayah Sumatera Utara, satu titik di Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan di Makassar.

Kasus pertama ditemukan di wilayah Kudus, Jawa Tengah. Tim menemukan dugaan adanya penjualan minyak goreng palsu. Petugas pun telah menangkap pelakunya.

“Modusnya adalah mencampur dengan air,” lanjutnya.

Kasus kedua dugaan penimbunan sejumlah stok minyak goreng di wilayah Sumatra Utara (Sumut) dan NTT. Satgas Pangan pun melakukan pendalaman terkait dari stok minyak goreng tersebut.

Suntik Isi Gas LPG 3 Kg ke Tabung 5 Kilo dan 12 Kilo, Polda Jateng Bekuk Warga Karanganyar

“Dari temuan itu, Satgas pangan melakukan pendalaman terkait stok, berapa kapasitas produksi, berapa yang dijual dalam satu hari, supaya secara faktual secara objektif bisa menemukan atau memenuhi syarat- syarat sebagaimana disebutkan dalam unsur- unsur di Kepres 71 2015,” lanjutnya.

Sementara kasus terakhir terkait temuan pengalihan fungsi minyak goreng  di Makassar, Sulawesi Selatan. Minyak goreng yang seharusnya untuk keperluan rumah tangga itu dugunakan untuk keperluan industri.

“Ada sekitar 61,18 ton minyak goreng curah, ini sumber asalnya dari Kalimantan Selatan masuk ke Makassar. Peruntukkan minyak goreng curah ini adalah untuk kebutuhan rumah tangga, tapi oleh pelaku dialihkan ke industri,” pungkas Helmy.***

Artikel Terkait