Pemkot Surakarta Bersama BPSDM Kemenperin Kembangkan Produk Tekstil

16 September 2021, 22:59 WIB

SKALA.ID – Walikota Surakarta, dan Direktur Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan, Kamis (16/9/2021) di Aula Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, menandatangani Memorandum of Agreement.

Penandatanganan nota kesepakatan dengan BPSDM Kemenperin soal pengembangan produk tekstil di Kota Surakarta. Arus Gunawan sebut perkembangan tekstil mulai dari hulu hingga hilir sudah mengalami berbagai kemajuan dari awal hingga tahun 2021.

BPSDMI mendukung pengembangan tekstil dengan Akademi Komunitas Tekstil. Tambahan dukungan juga dari STTT Bandung cukup banyak.

Baca Juga : PPKM Jawa-Bali Kembali Diperpanjang, Aplikasi PeduliLindungi Diberlakukan di Lokasi Wisata

“Menghasilkan ahli – ahli tekstil dari D3 hingga D 4 terapan sangat diharapkan mendukung industri tekstil di Indonesia,” jelasnya, Kamis (16/9/2021). Dijelaskan kegiatan workshop yang dimulai dari benang, kain sampai dengan garment dirancang seperti di Industri tekstil pada umumnya.

“Kerjasama Akademi Komunitas Tekstil dengan Pemerintah Kota Surakarta terkait dengan penyerapan lulusan Akademi Komunitas yang dialami penerimaan yang melibatkan industri,” lanjutnya.

Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil berkembang dengan pesat berkat dorongan Pemerintah Kota Surakarta, dirancang dengan kapasitas maksimal untuk industri di sekitar kota Surakarta. Menjadi pengembangan dari Industri tekstil nasional, Aka Tekstil semakin mengembangkan diri dengan mendirikan diploma 3 selain D 4 yang sudah meng menindaklanjuti segera dengan berbagai gebrakan sebagai bagian dari

Baca Juga : Ini Jadwal Kunjungan Kerja Presiden Jokowi di Kampung Halaman

Sementara, Walikota Gibran mengatakan dengan adanya Aka Tekstil di Kota Surakarta, potensi
industri tekstil yang bakal terangkat besar sekali.

“Masih ada ekspansi lagi dan gede sekali potensinya,” imbuhnya.

Akan segera ditindaklanjuti dengan berbagai gebrakan sebagai bagian dari pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Baca Juga : Bentangkan Poster Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Sejumlah Mahasiswa UNS Diamankan Polisi

“Sehingga Kota Surakarta akan menjadi pusat rujukan nasionaluntuk industri tekstil dan garmen selain batik yang sudah melegenda,” pungkasnya. ****

Artikel Terkait