Pemkab Sleman Minta Tambahan Vaksin COVID-19 untuk Mahasiswa Luar Daerah

2 Oktober 2021, 21:56 WIB

SKALA.ID – Dorong percepatan di wilayahnya, Bupati , Kustini Sri Purnomo meminta tambahan 300 ribu dosis vaksin kepada pemerintah pusat.

Menurutnya tambahan vaksin ini untuk vaksin mahasiswa luar daerah diperkirakan akan segera memasuki . Hal ini seiring dengan akan dimulainya pembelajaran tatap muka yang sudah direncanakan sejumlah perguruan tinggi pada Oktober ini.

“Tambahan vaksin ini untuk mahasiswa dari luar daerah . Melalui Gubernur kami meminta tambahan vaksin sekitar 300 ribuan dosis,” jelasnya, Sabtu (2/10/2021).

Baca Juga: Indonesia Ikuti Kompetisi Bocuse D’Or di Perancis, Ajang Promosi Kuliner Nusantara

Kustini menyebut jumlah 300 ribu dosis vaksin yang diajukan hanyalah angka perkiraan. Berdasarkan jumlah pelajar maupun mahasiswa luar daerah yang mengenyam pendidikan di Kabupaten Sleman.

Diketahui di wilayah Sleman tercatat ada lebih dari 40 perguruan tinggi dengan berbagai kategori mulai dari akademik, politeknik, sekolah tinggi, institut dan universitas.

“Permintaan penambahan dosis vaksin itu sekaligus untuk mempercepat pembentukan herd imunity di lingkungan civitas akademika,” lanjutnya.

Baca Juga: Makin Tahun Lahan Petani Kian Menyusut Tergerus Alih Fungsi Lahan

Untuk mencapai target vaksinasi, Pemkab Sleman akan mempermudah persyaratan. Calon penerima vaksin tidak hanya menyasar pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) Sleman. Target penerima diperluas termasuk untuk kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pemkab Sleman juga bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam melakukan pendataan nama dan jumlah mahasiswa. Data kemudian disaring bagi yang belum mendapatkan suntik vaksin COVID-19.

“Nanti pihak kampus akan menyisir. Berapa jumlah mahasiswa yang belum vaksin. Semoga rencana pada pertengahan atau akhir bulan ini bisa mulai tatap muka,” pungkas Kustini.****

Artikel Terkait