Menteri Perindustrian Tinjau Pameran Sustainable Furniture : Sudah Berbasis Green Industry.

Menperin Agus dan Walikota Gibran belajar menganyam/humas Pemkot Solo

31 Maret 2022, 14:26 WIB

SKALA.ID – Rangkaian acara pertemuan G20 Trade Investment and Industry Working Group (TIIWG), Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Kartasasmita didampingi Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming meninjau Pameran Sustainable Furniture di Hotel Alila Surakarta di Ground Floor Hotel Alila Solo Kamis
(31/3/2022).

Untuk pertama menurut Kartasasmita pertama kalinya dalam sejarah G20 Trade Investment and Industry Working Group yang mengagendakan
secara khusus pembahasan mengenai industri furniture yang berkelanjutan.

Lebih lanjut pihaknya meyampaikan harapan agar pelaksanaan G20 TIIWG di Solo dapat berjalan dengan sukses baik sukses substansi maupun pelaksanaan.

“Ke depan akan bisa dilanjutkan oleh negara berikutnya yang memegang Presidensi G20, isu industri bisa menjadi pembahasan khusus” imbuhnya.

Delegasi Internasional Dalam Pertemuan TIIWG G20 Dikenalkan Keunikan Kota Solo

Menteri Perindustrian menjelaskan bahwa pameran sustainable furniture kali ini dilaksanakan secara terbatas khususnya untuk delegasi peserta G20 TIIWG.

“Ini bukan pameran terbuka, tapi diperuntukkan dihadiri peserta G20,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa tidak ada lagi industri di Indonesia yg bahan bakunya ilegal. Produk pameran sustainable furniture bisa dipertanggungjawabkan dan berbasis green industry.

“Ini sebetulnya tujuan kami menyampaikan ke dunia bahwa industri kita sudah sustainable,” tuturnya.

Sudah Vaksinasi Lengkap, Pelaku Perjalanan Domestik Via Udara, Laut, Juga Darat Tak Perlu Antigen dan PCR

Pulau Jawa sendiri merupakan pusat produsen furnitur di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah yang terdapat sebanyak 45% produsen furnitur. Sedangkan 22% lainnya berada di Jawa Barat, 11% di Jawa Timur, dan sisanya tersebar di seluruh tanah air.

Total ada lebih dari 1000 perusahaan furnitur di Indonesia, mulai dari UKM hingga industri skala besar. Furnitur Indonesia telah diekspor ke seluruh benua dan mencakup 90% negara di
dunia. Nilai ekspor bersih pada tahun 2021 mencapai 2,5 miliar USD.***

Artikel Terkait