Lupa Ritual ‘Turun Telaga’ Pengantin Perempuan Bakal Melahirkan Bayi Albino

17 Maret 2022, 22:09 WIB

SKALA.ID – Warga Desa Pulutan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobongan mempunyai tradisi Turun Telaga.

ini harus dilakukan pihak calon yang tinggal di desa setempat.

Ritual Turun Telaga ini tidak bisa diabaikan begitu saja, sebab kalau sampai lupa, apalagi melupakan, maka nantinya setelah mempelai perempuannya hamil, dikawatirkan akan melahirkan (penyakit kekurangan pigmen).

Ritual Di Sendang Sinangka, Godaan Gaibnya Wanita Cantik

“Kejadian ini sudah terjadi berulangkali disini, beberapa perempuan yang melahirkan bayi albino, karena waktu menjelang pernikahannya, tidak didahului menjalani prosesi ritual Turun Telaga yang sudah diyakini, kebanyakkan warga disini” ujar Hadi Indato, warga sekitar.

Bagaimana prosesi ritual Turun Telaga yang dikeramatkan itu ?

Cerita ini sudah berlangsung ratusan tahun secara turun temurun, sehingga sudah menjadi mitos yang sudah diyakini serta sulit dlupakan.

Menengok Tradisi Meteng Pitung Beruk, Ritual Mengelabui Musuh

“Ritual keramat Turun Telaga itu, tradis ritual peninggalan para leluhur kami dan sudah dilakukan bertahun-tahun” tambahnya.

Dikisahkan, beberapa hari menjelang pernikahan, tepatnya pada hari Jumat, pihak harus ‘memerintahkan’ atau mengutus beberapa keluarganya menjalani prosesi ritual Turun Telaga yang berlokasi disudut desa setempat.

Artikel Terkait