Lindungi Masyarakat Menkominfo Tutup 3.856 Pinjol Tanpa

20 Agustus 2021, 16:30 WIB

JAKARTA – Lindungi masyarakat dari kegiatan penyelenggaraan jasa pinjol yang ilegal, Kementerian Komunikasi dan Informatika memutus akses atas peer-to-peer lending fintech ilegal dan edukasi literasi digital.

Johnny G. Plate menyatakan, proses pemutusan akses itu tentunya dilakukan dengan koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga terkait lainnya, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Terhitung sejak 2018 sampai 17 Agustus 2021 dua hari yang lalu, telah dilakukan pemutusan akses 3.856 platform fintech tanpa izin, termasuk penyelenggara peer-to-peer lending fintech tanpa izin sesuai hasil koordinasi bersama OJK,” ungkapnya, saat memberikan Keynote Speaker dalam Webinar Beritasatu “Mewaspadai Jeratan Pinjaman Online Ilegal”

Menteri Kominfo menyatakan untuk memastikan perlindungan masyarakat pengguna jasa pinjam online dilakukan melalui langkah komprehensif.

“Termasuk yang paling tegas, pemutusan akses terhadap penyelenggara peer-to-peer lending fintech yang melaksanakan kegiatannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Menteri Johnny menegaskan Kementerian Kominfo juga melakukan pemutusan akses terhadap penyelenggara jasa pinjam online yang melanggar peraturan perundang-undangan.

Artikel Terkait