Label Halal Indonesia Jawa Sentris, Begini Tiga Jawaban BPJPH Kemenag

15 Maret 2022, 12:30 WIB

SKALA.ID Indonesia banyak mendapat perhatian dari masyarakat.

Beberapa pihak menilai kalau label baru ini karena berbentuk wayang dan motif batik lurik atau surjan mendapatkan respon dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Kapala Pusat Registrasi Sertifikasi Halal pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag, Mastuki, mengatakan bahwa pemilihan bentuk dan batik lurik dalam label Halal Indonesia bukan berarti jawa sentris.

Label Halal Kemenag Berlaku Secara Nasional

“Pemilihan label halal yang menggunakan media wayang dan batik lurik itu tidak benar kalau dikatakan jawa sentris,” tegasnya di Jakarta, Senin 14 Maret 2022 seperti dilansir dari laman resmi Kemenang.

Ada tiga penjelasan yang disampaikan Mastuki terkait hal ini. Pertama, baik wayang maupun batik sudah menjadi warisan Indonesia yang diakui dunia.

Keduanya ditetapkan Unesco sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya non bendawi (intangible heritage of humanity).

Begini Cara Urus Sertifikat Label Halal Kementerian Agama

“Wayang ditetapkan pada 2003, sedang batik ditetapkan enam tahun kemudian, yaitu pada 2009,” ujar Mastuki.

“Karenanya, baik batik maupun wayang, keduanya adalah representasi budaya Indonesia yang bersumber dari tradisi, persilangan budaya, dan hasil peradaban yang berkembang di wilayah nusantara,”paparnya.

Artikel Terkait