Kolaborasi MNC Sekuritas, BJB dan BISA-IN Masuk Keraton, Raih Rekor MURI

20 Maret 2022, 14:26 WIB

SKALA.ID – Kolaborasi MNC Sekuritas, BJB dan BISA-IN masuk , raih rekor . Pertumbuhan Investor pasar modal di Solo Raya meroket selama pandemi Covid-19 ini. Investor milenial atau usia muda di tingkat pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan daerah lain. 

Dibuktikan dengan data dari data Bursa Efek Indonesia Solo yang mencataatkan kontribusi investor milenial atau usia muda sebanyak 65 persen dari total 74.885 investor pada 2021.

Dalam kaitannya dengan tingkat pertumbuhan investor di Kota Solo Bank BJB, MNC Sekuritas, dan komunitas BISA-IN berkolaborasi untuk mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia – Indonesia (). 

Gubernur Ganjar Dukung Revitalisasi Keraton Sebagai Pusat Kebudayaan

Co-Founder Komunitas BISA-IN Dita Sari memiliki usulan kategori yang dipilih adalah “Bank Pembangunan Daerah Pertama yang Memfasilitasi Masyarakat Keraton Berinvestasi di Pasar Modal”.

Acara Ceremonial MURI & Royal Dinner diselenggarakan di Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran Surakarta. 

“Ini merupakan puncak rangkaian acara Sekolah Pasar Modal yang telah dilaksanakan di Kota Solo dan berbagai kota lainnya,” jelasnya Sabtu 19 Maret 2022.

Fakta Baru di Balik Napak Tilas Keraton Surakarta di Jatisari, Gusti Moeng: Perjanjian Giyanti Tanpa Melibatkan PB III

MNC Sekuritas juga mendukung Bank BJB sebagai Bank Pembangunan Daerah Pertama yang Memfasilitasi Masyarakat Keraton Berinvestasi di Pasar Modal.

Karena meyakini besarnya pengaruh positif dari Masyarakat Keraton yang mulai berinvestasi saham maupun reksa dana ini di wilayah Jawa Tengah. 

“Investasi saham dan reksa dana bukan milik kalangan tertentu saja, tapi milik semua masyarakat Indonesia,” ungkap Pjs Direktur MNC Sekuritas Afen Tjhong.

Gibran Dapat Gelar Dari Keraton, Ini Arti Nama Bangsawan yang Disandang Putra Presiden Jokowi

MNC Sekuritas mendukung inisiatif baik dari Bank BJB dan Komunitas BISA-IN dalam pemecahan rekor MURI ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia, kepemilikan investor domestik di pasar modal Indonesia semakin mendominasi dan menunjukkan kenaikan. 

Per Februari 2022, kepemilikan investor domestik di C-BEST mencapai 58,93%, sementara kepemilikan asing sebesar 41,07%.

Penyematan Keris Pusaka Tandai GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo Sebagai KGPAA Mangkunegara X

“Hingga saat ini, point of sales MNC Sekuritas mencapai sebanyak 150 poin yang terdiri dari 33 kantor cabang, 10 Kantor Perwakilan serta 107 Galeri Investasi di universitas/ sekolah tinggi,”terangnya. ***

Artikel Terkait