Kirab Boyong Kedhaton HUT Kota Solo Tetap Digelar Selama Masa Pandemi

Kirab boyong kedhaton tandai perjalan dari Kartosura ke desa Sala

17 Februari 2022, 21:43 WIB

SKALA.ID – Pemerintah kota Solo menggelar memperingati HUT ke-277 Kota Solo. dimulai dari Benteng Vastenburg menuju Balai Kota Solo berjarak sekitar 300 meter dengan peserta sekitar 100 orang. Dengan tetap menerapkan protokol
kesehatan yang sangat ketat.

Rombongan kirab berupa pasukan khas keraton, pemain musik, pembawa patung gajah dan kuda, kereta kuda, beberapa wanita pembawa jenang, juga sesaji dan pohon beringin. Setibanya di Balaikota mereka menampilkan beragam atraksi.

merupakan peristiwa perpindahan Keraton Kartasura ke Keraton Kasunanan Solo atau Keraton Solo. Kirab diselenggarakan untuk
memberikan pemahaman kepada generasi penerus bangsa supaya tidak melupakan sejarah bangsa.

Pemkab Sukoharjo Siapkan Dua Lokasi Isoter, Antisipasi Lonjakan Covid 19

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah, dan ini
bukan tanpa alasan. Bagaimana pun, mengetahui sejarah adalah hal yang penting,” ucap wakil walikota Solo, Teguh Prakosa, Kamis (17/2/2022).

Teguh, menyatakan bahwa dalam kondisi Covid-19 yang masih tinggi ini semua kegiatan budaya, kegiatan yang sudah dirancang dalam rangka meningkatkan pariwisata ini sudah
dibuka.

Cek Persiapan Imlek, Ganjar Pranowo Terkejut Saat Tahu Klenteng Tien Kok Sie Dibangun Berbarengan Pembangunan Kraton Solo

“Maka serumit apapun sependek apapun ini tetap kita lakukan biarpun tidak seperti sebelum pandemi Covid-19, saya kira Kirab Boyong Kedhaton ini tetap kita lakukan dalam kondisi apapun,” lanjutnya.

Dirinya juga mengungkapkan untuk malam ini ada acara yaitu Adeging Kutha Sala nanti juga di fragmenkan dengan tamu yang terbatas, kemudian durasinya mungkin hanya satu jam, tetapi tidak mengurangi makna dari berdirinya Kota Solo ini.

Rekam Jejak Kontroversi Bupati Karanganyar Juliyatmono, Mulai Membeli Rubiccon Hingga Tak Percaya Omicron

“Harapan kedepannya, apabila mungkin nantinya kita tidak dalam
situasi pandemi, ini nanti tetap akan menjadi agenda pariwisata Kota Surakarta.

“Artinya kedepan kita akan rancang sekedemikian rupa pada waktu pandemi tidak ada. Saat ini belum bisa menghadirkan wisatawan karena kondisinya yang tidak memungkin dan promosinya tidak sekenceng
sebelum adanya pandemi,” pungkasnya.***

Artikel Terkait