Kerajaan Arab Saudi Buka Pintu Umroh untuk Indonesia, Kemenag dan Kemenkes Matangkan Skema Akses Data Jemaah

Kemenag dan Kemenkes Matangkan Skema Akses Data Jemaah

13 Oktober 2021, 00:46 WIB

SKALA.ID – Persiapan teknis penyelenggaraan di masa pandemi terus dilakukan Kementerian Agama () dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kedua pihak menggelar rapat hari ini, membahas skema akses data jemaah pada aplikasi PeduliLindungi, agar dapat dibaca oleh otoritas Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat penyelenggaraan ibadah nanti.

Hadir dalam rapat, Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin, Chief Of Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes, dan Kepala Bidang pada Pusat Data dan Informasi Kemenkes. Hadir juga perwakilan Satgas Satu Data Vaksinasi Covid-19 PT Telkom dan Tim Siskohat Kemenag.

Baca Juga: 
Menlu Retno Umumkan Umrah Bagi Jamaah Indonesia Kembali Dibuka

Nur Arifin mengatakan, rapat bersama ini digelar sebagai lanjutan dari pertemuan pertama beberapa hari yang lalu guna memastikan kesiapan penyelenggaraan jika akses jemaah Indonesia untuk beribadah umroh sudah dibuka oleh Arab Saudi.

Kesiapan itu utamanya pada aspek akses data dan penggunaan aplikasi. Sebab, teknis penyelenggaraan umrah di masa pandemi banyak memanfaatkan layanan sistem informasi.

“Alhamdulillah, hari ini kita sampai pada kesepakatan, Kemenkes setuju untuk membuka data pada aplikasi PeduliLindungi dalam rangka mendukung penyelenggaraan ibadah umroh,” terang Nur Arifin di Jakarta, Selasa 12 Oktober 2021.

Baca Juga: 
Melihat Dari Dekat Desa Penghasil Anak Kembar di Klaten, Jumlah Tersebar di 10 Dukuh

“Kemenkes akan menyediakan fasilitas website tertentu bagi publik untuk dapat mengakses data sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi, saat dilakukan scanning,” imbuhnya.

Artikel Terkait