Kemunculan Kapal Perang China Hingga Serangan KKB di Papua Jadi Sototan Hidayat Nur Wahid: Kita Sangat Prihatin

18 September 2021, 13:10 WIB

SKALA.ID – Kemunculan milik China di hingga tindak kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di menjadi sorotan politikus dan legislator PKS, Hidayat Nur Wahid.

Dalam unggahan diakun Twitter miliknya @hnurwahid, Hidayat Nur Wahid mengomentari ketakutan para nelayan di Natuna setelah melihat keberadaan sejumlah kapal China di kawasan Laut Natuna Utara.

Munculnya kapal China yang dilihat dan direkam oleh para nelayan menggunakan hape pada 13 September 2021 dan baru dilaporkan dua sesudahnya ini telah menimbulkan ketakutan.

Baca Juga: Perilaku Dianggap Tak Rasional, 21 Akun BTS Fans Club Diblokir Weibo di China

“Kita sangat prihatin, di Natuna,para nelayan ketakutan melihat kapal – kapal perang China mondar-mandir di perairan Indonesia,” tulis Hidayat Nur Wahid @hnurwahid pada Sabtu 18 September 2021.

Selain kapal China di perairan Natuna, mantan Presiden PKS ini pun mensoroti aksi penyerangan disertai pembakaran sejumlah fasilitas, termasuk Puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, , juga terjadi pada 13 September 2021 ini mengakibatkan seorang perawat meninggal dunia.

Kemudian, lanjut Hidayat, di , bahkan Puskesmas dibakar, dokter dan nakes (1 meninggal) jadi korban teror dari serangan KKB. “Harusnya negara betul-betul lindungi seluruh WNI dan NKRI sebagaimana ketentuan UUD,” tegasnya.

Baca Juga: Program Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK, Sebarkan 90 Ribu Dosis Vaksin

Atas gugurnya nakes dan penderitaan korban lainnya, serta rusaknya bangunan Puskesmas akibat aksi pembakaran oleh KKB itu, ia juga menyampaikan ikut berduka.

“Negara harus lebih serius lindungi nakes, WNI, dan NKRI,” tandas pria yang menjabat Wakil Ketua MPR RI ini. (Ian) ***

Artikel Terkait