Kementerian Koperasi UKM Bangun Pusat Layanan Usaha Terpadu di Buleleng

30 Oktober 2021, 21:31 WIB

SKALA.ID – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) RI berencana membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Kabupaten Buleleng, .

Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki sebut pembangunan akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima Pemkab Buleleng di 2022 mendatang. Anggaran yang digunakan untuk untuk pembangunan PLUT sebesar Rp.8,4 miliar.

“Dimulai tahun 2022 mendatang. Nantinya, PLUT menjadi pusat untuk pelatihan kurasi produk. Termasuk untuk tempat tampilan produk-produk yang dihasilkan UMKM Buleleng,” jelasnya Jumat (30/10).

Baca Juga: Mensos Sambangi Korban Gempa Bali

Melihat potensi di sektor pangan, seperti buah tropis, Kemenkop UKM juga akan mengembangkan koperasi pangan di Buleleng. Sebab permintaan dunia untuk buah tropis sangat tinggi. Termasuk bahan-bahan herbal dan rempah-rempah.

“Akan kita lihat mana UMKM ataupun koperasi yang bisa kita tingkatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyebutkan, ada berbagai potensi bahan baku yang beragam di Buleleng.

Produk yang paling tinggi seperti kopi arabika. Ini disebabkan karena topografi Kabupaten Buleleng yang nyegara gunung atau dataran rendah sangat dekat dengan dataran tinggi.

Baca Juga: Memasuki Era Revolusi 4.0, Bupati Dorong Koperasi di Buleleng Terapkan Digitalisasi

“Produk bahan baku kita sangat banyak dan beragam. Ada pula anggur yang terkenal di Buleleng,” sebutnya.

Disebutkan, Gubernur sudah membuat Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan Dan Industri Lokal .

“Namun belum ada tindak lanjut dalam bentuk perda dari Badung, Denpasar, dan Gianyar yang permintaannya besar untuk bisa menyerap produk UMKM kita atau hasil pertanian hortikultura kita. Untuk bahan baku hortikultura Buleleng tidak ada lawan,” tandasnya. ****

Artikel Terkait