Kembangkan Potensi dan Kreativitas Anak, Mahasiswa KKN UNS Kelompok 78 Gelar Festival Anak Sholeh di Sobokerto Boyolali

Mahasiswa KKN UNS kelompok 78 gelar Festival Anak Sholeh di Desa Sobokerto, Ngemplak, Boyolali.

10 Maret 2022, 10:18 WIB

SKALA.ID – Kembangkan Potensi dan , Mahasiswa kelompok 78 gelar Festival Anak Sholeh di Desa Sobokerto, Ngemplak, Boyolali.

Kegiatan yang mengambil “Find your Talent from an Early Age with Creativity in Color Composition and Melodious Chanting of Azan” digelar pada 13 Februari 2022 lalu dan diikuti oleh sekitar 130 peserta.

Peserta merupakan santri/santriwati Taman Pendidikan Al Quran (TPA) di sekitar Kadus 2 yang berada di wilayah Desa Sobokerto, diantaranya TPA At-Taqwa Gelaran, TPA Nur Huda Gentan Kidul, TPA Nur Hidayah Gentan Lor, dan TPA Al-Ikhlas Timorejo.

Pelepasan KKN UNS di Desa Kebondalem Purworejo Gelar Pertunjukan Kuda Lumping

“Ini merupakan salah satu rangkaian program pengabdian masyarakat tim Kelompok 78 terhadap masyarakat Sobokerto,” jelas ketua panitia, Rhosi Rahmawati dalam rilis tertulisnya kepada SKALA.ID, Kamis (10/3/2022).

Tujuan acara tersebut menurut Rhosi Rahmawati, untuk mengembangkan potensi dan kreativitas anak-anak serta pengembangan keagamaan santri/wati TPA di Desa Sobokerto.

“Festival Anak Sholeh merupakan salah satu program kerja utama kami dari tim yang selaras dengan tema yang kami angkat, yaitu mengenai Pengembangan UMKM dan Pendidikan,” tuturnya.

Wacana Penundaan Pemilu 2024, Ini Kata Pakar HTN UNS : Harus Sesuai Keinginan Rakyat

Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan semangat anak-anak untuk mempelajari tentang keilmuan baik pengetahuan maupun keagamaan.

Sementara untuk kegiatan lomba meliputi lomba mewarnai, lomba azan, dan yel-yel beregu. Lomba azan diikuti oleh 15 peserta, sedangkan untuk lomba mewarnai diikuti 32 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing TPA.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan mendongeng mengenai sejarah isra miraj Nabi Muhammad SAW oleh mahasiswa KKN UNS dan kuis menarik bagi peserta festival yang tidak mengikuti lomba azan dan mewarnai.

Kegiatan ini direspon dengan baik oleh masyarakat sekitar. Antusias peserta juga sangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan lomba ini. Terbukti selama kegiatan lomba berlangsung semangat mereka tetap membara dimulai dari pagi hingga siang hari.

Ida, pembina TPA Nur Huda Gentan berterima kasih dan memberikan apresiasinya terkait kegiatan edukasi bagi anak-anak TPA. Kegiatan ini menjadi obat kangen karena hampir 2 tahun terakhir tidak ada kegiatan.

“Saya berharap dapat menjadi motivasi dan semangat bagi anak-anak TPA untuk terus belajar,” imbuhnya.***

Artikel Terkait