Heboh Sertifikat Vaksin Jokowi Beredar, Ini Kata Gibran

4 September 2021, 20:07 WIB

SOLO tersebar di media sosial. Dari unggahan tersebut diketahui orang nomer satu di Indonesia itu sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua pada 27 Januari 2021 lalu.

yang juga juga putra Presiden Jokowi, terlihat enggan untuk memberikan komentar. Menurutnya itu bukan kapasitasnya untuk menjawabnya.

“Kan yang bocor NIK, tanya pak Menteri aja yang lebih berwenang,” jelas Gibran, Sabtu (4/9).

Baca juga : Naruto, Tokoh Kartun Film Anak Muncul di Gedung PMS Solo, Antar Lansia 84 Tahun Vaksin

Untuk menghindari kebocoran data diri, Gibran berpesan kepada masyarkat untuk tidak mencetak sertifikat vaksinnya untuk kepentingan apapun.

Karena alasan simple dan mudah dibawa saat bepergian, masyarakat kemudian mencetak kartu vaksin seukuran KTP atau SIM seperti trend yang terjadi belakangan ini.

“Gak usah dicetak, dalam sertifikat tersebut memuat data penting, salah satunya Nomor Induk Kependudukan (NIK),” katanya.

Baca juga : Seberapa Kuat Vaksin Covid-19 Bekerja Terhadap Varian Delta

Untuk keamanan, Gibran meminta pada masyarakat agar menggunakan aplikasi PeduliLindungi jika sudah mendapatkan vaksinasi Covid 19 lengkap. Lebih terlindungi data pribadinya agar tidak dimanfaatkan pihal lain yang tidak bertanggungjawab.

“Kalau sudah vaksin, gunakan aplikasi PeduliLindungi, datanya tersimpan di aplikasi itu,” tandasnya.

Artikel Terkait