Hasil Autopsi, Gilang Endi Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diksar Menwa Akibat Kekerasan Tumpul

Berangkat dari hasil otopsi yang diterima tim penyidik Satreskrim Polresta Surakarta kembali melakukan penyelidikan

29 Oktober 2021, 22:33 WIB

SKALA.ID –  Hasil otopsi terkait meninggalnya (21) dari Rumah Sakit Bhayangkara Semarang telah diterima Polresta Solo, hari ini Jumat 29 Oktober 2021 sekira pukul 11.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Solo kepada awak media.  Menurutnya hasil dari otopsi jenasah mahasiswa UNS tersebut disebabkan karena kekerasan tumpul. 

“Hari ini tim penyidik Polresta Surakarta telah menerima hasil otopsi terhadap jenasah almarhum dari RS Bhayangkara Poldakes Polda Jawa Tengah,” jelas Ade Safri.  

Baca Juga: Keluarga Gilang, Korban Meninggal Saat Diklat Menwa Terima Berkas SPDP dan SP2HP

Kesimpulan dari hasil otopsi,  penyebab meninggalnya mahasiswa D4 Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sekolah Vokasi UNS Solo akibat kekerasan tumpul yang mengakibatkan korban mati lemas.

“Hasil otopsi disimpulkan bahwa penyebab kematian karena luka akibat kekerasan tumpul yang menyebabkan korban (Gilang) mati lemas,” papar Ade Safri

Berangkat dari hasil otopsi yang diterima tim penyidik Satreskrim Polresta Surakarta kembali melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan ahli yang terlibat dalam otopsi.

Baca Juga: Gibran Minta Kasus Meninggalnya Mahasiswa Saat Diklat Menwa Diusut Tuntas

“Yakni dari tim kedokteran forensik yang melakukan otopsi terhadap jenasah Gilang,” lanjut Ade Safri. 

Selain itu tim penyidik juga akan meminta keterangan dari dokter jaga yang pertama kali menerima korban saat tiba pertama tiba di Ruma Sakit Dr Moewardi Solo.

Ditambahkan Ade Safri, sampai hari ini total sudah ada 23 saksi yang sudah diperiksa tim penyidik. Baik itu dari pihak panitia, peserta diklat juga kedua orang tua korban maupun dari pembina

Baca Juga: Polresta Surakarta Dalami Kasus Meninggalnya Mahasiawa UNS Saat Diklat Menwa

“Hasil otopsi ini menjadi rujukan bagi tim penyidik untuk melakukan penyidikan juga mencari alat bukti yang mendukung pengungkapan kasus tersebut,” tandasnya. ***

Artikel Terkait