Gibran Lepas Ekspor Perdana Produksi UMKM Solo

21 Desember 2021, 21:33 WIB

SKALA.ID – Ekspor perdana Technolink berupa consumer goods, atau barang konsumsi seperti makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya dilepas Walikota Solo Rakabuming Raka di halaman Balaikota Solo, Senin, 20 Desember 2021.

Sejumlah produk tersebut di ekspor ke sejumlah negara tujuan seperti Taiwan, Thailand, Jepang, Qatar, Singapura, Oman, dan Brunei Darussalam.

Orang nomor satu di kota Solo itu berupaya terus mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah di wilayahnya bisa naik kelas. Produk mereka bisa diterima di pasar global dan menembus pasar ekspor.

BUMN-UMKM Gelar Ekonomi Kreatif Great Sale Dongkrak Kegiatan SGS

“Saya ingin UMKM di Kota Surakarta bisa dinikmati produknya di luar negeri dengan berbagai cara. Salah satunya dengan berbagai permintaan dari para diaspora Indonesia yang ingin tetap menikmati produk asal Tanah Air,” ucap .

Untuk mendukungnya pihaknya mulai memperbanya event-event dan mendorong pemulihan ekonomi. Seperti event gelaran Solo Great Sale dan talkshow Technolink.

Tujuannya untuk memicu pemulihan dan pengembangan produk UMKM, untuk dikenalkan dan dipasarkan di luar negeri.

Pembukaan Kantor Shopee Solo Paragon, Gibran : Buka Lapangan Kerja dan Bantu Besarkan UMKM Solo

“Semoga semakin banyak UMKM Surakarta yang tergerak untuk meningkatkan kualitasnya, dan menunjukkan mutu barang asli Surakarta yang berdaya saing. Sehingga bisa diterima di luar negeri,” tandasnya.

Sementara itu perwakilan dari Angkasa Pura Logistic Sapto Aji CP mengatakan, permintaan barang dari para diaspora Indonesia merupakan tindak lanjut dari kegiatan Technolink Solo Bergerak untuk Indonesia Tangguh .

“Dengan membuka akses pasar bagi UMKM yang ingin melakukan ekspor melalui pelatihan balai ekspor,” bebernya.

Sebutan Solo, Sala, atau Surakarta, Mana yang Benar? Ini Penjelasan dari Dekan FIB UNS

“Kita salurkan dan bantu ekspor semua produk , sehingga bisa dikenal dan digunakan produk asli mereka di luar negeri, salah satunya lewat diaspora Indonesia di berbagai negara,” terang Sapto. ****

Artikel Terkait