Dukung Wisata Halal, Pemprov Jateng Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

11 November 2021, 20:44 WIB

SKALA.ID – Sebanyak 41 anggota Santri Gayeng Nusantara (SGN) mengikuti pelatihan untuk menjadi Penyembelih bersertifikat di Jawa Tengah. Pelatihan tersebut untuk mengejar kebutuhan Juru Sembelih (Juleha) yang dinilai masih kurang.

Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah, Saiful Latif, sebut saat ini di Jawa Tengah memiliki 959 orang Juru Sembelih Halal (Juleha).

“Jumlah tersebut masih sangat kurang,” jelasnya dalam Bimbingan teknis Juru Sembelih Halal (Bintek Juleha) untuk Santri Gayeng Nusantara se- belum lama ini.

Baca Juga: Tuan Rumah Relakan Tiket 10 Besar Liga 3 Zona Jateng Pada Tamunya, Persika Karanganyar Tergeser Persak di Puncak Klasemen Grup D

Ditambahkan Saiful Disnakkeswan secara rutin melakukan pelatihan kepada masyarakat untuk menjadi Juleha. Selain juga bekerjasama dengan pihak-pihak lain supaya kebutuhan Juleha ini dapat terpenuhi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah Pemprov untuk mewujudkan Jawa Tengah sebagai destinasi wisata halal.

Dia ingin agar penghargaan yang diterima Jawa Tengah tahun 2019 sebagai Provinsi Halal dan Wisata Halal dapat terus dikembangkan. Salah satunya adalah pada wisata kuliner. Namun, terangnya, perlu dipastikan agar halal dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Lepas Atlet Peparnas Jateng ke Papua, Ganjar : Spritnya Hanya Satu, Juara

“Setelah itu kita pengen kembangkan lagi loh, jangan hanya cuman label halalnya saja, tapi kita tunjukkan (bisa membuat wisata halal),”kata Taj Yasin.

Taj Yasin mengaku dirinya sangat ingin agar ada RPH halal di Jawa Tengah. Menurutnya langkah tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan tenaga penyembelih halal RPH yang sudah dimiliki oleh pemerintah. Sehingga bisa menjadi contoh bagi RPH lainnya.

Dia juga berharap para penyembelih halal ini dapat menularkan ilmu mereka ke wilayah masing-masing. Dia mengaku sudah berdiskusi dengan beberapa bupati/walikota untuk memfasilitasi pelatihan serupa di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Polda Jateng Ungkap Kasus Pinjaman Online Ilegal Melalui Link Aplikasi

“Saya sudah ketemu beberapa bupati/walikota. Tolong di wilayah adopsi pelatihan seperti ini. Mereka menyatakan siap memfasilitasi Juleha untuk melatih. Nanti yang dilatih di sini akan ditunjuk sebagai instruktur,” pungkasnya.****

Artikel Terkait