Boneka Arwah Menurut Mitologi Jawa

Ilustrasi boneka arwah/pixabay

8 April 2022, 05:15 WIB

SKALA.ID – Keberadaan boneka arwah menurut mitologi Jawa erat kaitannya dengan perkembangan animisme dan dinamisme. Hal itu disampaikan Dosen Program Studi (Prodi) S-1 Ilmu Sejarah FIB UBS Tundjung W Sutirto.

“Dalam berbagai khasanah dan pustaka sejarah disebutkan sejak zaman Mesolitikum sudah muncul kepercayaan terhadap kekuatan roh,” jelasnya, dikutip dari laman uns.ac.id.

Ditambahkan Tunjung, keberadaan paham Hindu-Budha semakin memperkaya kepercayaan terhadap roh yang sebelumnya sudah ada. Hal ini, menurut Tundjung, mendorong manusia untuk hidup dan membangun harmonisasi dengan entitas roh.

Inilah Tanggapan Pemerhati Budaya UNS Terkait Viral Adopsi Boneka Arwah

Hasil harmonisasi itulah yang kemudian melahirkan perilaku menghadirkan roh dalam visualisasi diri orang dan boneka atau benda bertuah.

“Dalam tradisi seni pertunjukkan menghadirkan roh dalam penampilannya banyak dijumpai di Jawa seperti Jathilan, Sintren, Jaran Kepang dan sebagainya,” imbuhnya.

Kemendikbud RI Usulkan Jamu Jadi WBTB ke UNESCO 

Pemerhati Budaya Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS Solo menyampaikan, kisah dalam dunia pewayangan juga memperkuat kepercayaan penjelmaan roh pada alam kehidupan duniawi.

“Misalnya, bagaimana kisah pewayangan tokoh Bambang Ekalaya yang menciptakan patung Durna sebagai visualisasi guru yang mahir mengajarkan memanah dan lebih unggul daripada Arjuna yang berguru kepada Durna secara biologis,” paparnya.

Tidak hanya itu, Tundjung menyebut ada boneka arwah bernama Ca Lai Gong dalam kebudayaan Tiongkok yang turut dipercaya dapat menghadirkan arwah.***

Artikel Terkait