Bea Cukai Amankan Ribuan Miras Ilegal Siap Jual Dari Gudang Penyimpanan di Boyolali, Kerugian Capai Jutaan

14 September 2021, 18:11 WIB

SKALA.ID – Kolaborasi Kantor Bea Cukai dan Kanwil Bea Cukai melakukan penangkapan pelaku mengedar Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau miras yang dilekati didaerah Dukuh Puluhkadang, Mojolegi, Teras, Boyolali.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Surakarta Hari Prijandono mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan miras sebanyak 1.886 botol.

Miras-miras yang diamankan ini sudah dalam posisi dikemas dan siap dijual secara eceran.

Baca Juga: Bentangkan Poster Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Sejumlah Mahasiswa UNS Diamankan Polisi

“Ya benar, kami telah mengamankan ribuan botol miras yang dilekati pita cukai palsu didaerah Dukuh Puluhkadang, Mojolegi, Teras, Boyolali,”papar Hari Prijandono, dalam rilis yang diterima Skala.id, Selasa 14 September 2021.

Menurut Hari, awal terbongkarnya lokasi penyimpanan Miras yang ditengarai merupakan jaringan ini berawal adanya laporan masyarakat bila dilokasi itu terdapat gudang penyimpanan miras.

Selanjutnya dengan unit penindakan dari Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY bersama dengan Bea Cukai Surakarta melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi, akhirnya berhasil mengamankan seorang pria berinisial MA sebagai pemilik barang tersebut.

Baca Juga: PPKM Soloraya Turun Level, Presiden Jokowi Tinjau Vaksin Door to Door di Wilayah Klaten dan Sukoharjo

Saat mendatangi lokasi, petugas menemukan ribuan botol dengan cukai palsu di salah satu kamar yang disewa MA.

Selanjutnya petugas mendata ternyata 1.886 botol berbagai merk. Diantaranya Anggur Merah, Ice Land, Mansion Vodka, Mansion Whisky, Soju, dan juga Ciu juga Newport. 

"Saat ini miras ilegal tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Surakarta. Sementara kepada MA petugas sedang melakukan pemeriksaan," imbuhnya. 

Baca Juga: Menelusuri Situs Menggung di Lereng Gunung Lawu, Dipercaya Peninggalan Pengikut Airlangga

Sementara itu terhadap hasil penindakan, total kerugian negara atas tidak dibayarkannya pungutan cukai ini mencapai Rp. 82.566.000,-

(delapan puluh dua juta lima ratus enam puluh enam ribu rupiah). (Ian) ***

Artikel Terkait