Banjir di Kabupaten Bogor, Sebanyak 3.200 Rumah Masih Terendam

Banjir di Kabupaten Bogor, Sebanyak 3.200 Rumah Masih Terendam

17 Februari 2022, 15:58 WIB

SKALA.ID merendam Desa Bojong Kulur, Kecamatan , Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut dilaporkan BPBD setempat terjadi setelah hujan lebat mengguyur pada hari Rabu 16 Februari 2022 sekitar pukul 22.30 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menginformasikan debit air meluap akibat hujan tersebut.

KKP Gagalkan Pencurian Ikan Oleh Kapal Ikan Asing Ilegal di Selat Malaka

Saat banjir berlangsung, tinggi muka air terpantu sekitar 130 hingga 160 sentimeter. Banjir ini berdampak pada sejumlah rumah dan fasilitas umum.

Data BPBD mencatat 3.052 KK atau 11.208 jiwa terdampak dan tidak ada laporan korban jiwa. Selanjutnya, sebanyak 3.200 unit rumah terdampak serta beberapa fasilitas umum lain, di antaranya fasilitas pendidikan 3 unit dan tempat ibadah 6 unit.

Merespons kejadian ini, pihak BPBD telah melakukan koordinasi dengan pihak desa maupun kecamatan untuk pendataan.

Antisipasi Masuknya Varian Baru Covid 19, Bandara Soetta Batasi Kedatangan Penumpang Internasional

Selain itu, BPBD Kabupaten Bogor juga melakukan pemantauan tinggi mata air (TMA) dan berkoordinasi dengan Komunitas Peduli Cikeas (KP2C) terkait penyebaran peringatan dini waspada banjir.

Selama penanganan darurat berlangsung, personel TNI, Polri, dinas terkait serta relawan turut membantu dalam memastikan keselamatan warga.

mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga dalam mengantisipasi maupun menghindari risiko bahaya banjir.

Daihatsu Terrios Terbaru Tampil Elegan Dengan Teknologi Eco Idle

Berbagai upaya dapat dilakukan secara kolektif, seperti membersihkan secara gotong royong saluran air atau pun mempersiapkan tempat evakuasi sementara yang aman dengan penerapan protokol kesehatan.

Masyarakat dapat memperkuat diseminasi informasi melalui jaringan komunikasi digital maupun menggunakan telekomunikasi frekuensi radio sebagai sarana informasi awal peringatan dini sehingga dapat menjadi pertimbangan langkah yang dapat diambil dalam hal kesiapsiagaan.***

Artikel Terkait