Antisipasi Masuknya Varian Baru Covid 19, Bandara Soetta Batasi Kedatangan Penumpang Internasional

3 Oktober 2021, 20:36 WIB

SKALA.ID – Bandara Soekarno – Hatta (Soetta) mulai Kamis (30/9/2021) kemarin memberlakukan Pengaturan Penumpang Datang dan Pelaporan Data pada Penerbangan Internasional.

Pengaturan ini sebagai bagian dari upaya mencegah masuknya varian virus baru ke Indonesia melalui transportasi udara.

“Hal tersebut sekaligus antisipasi agar tidak terjadi antrian pemeriksaan tes PCR dan memastikan kualitas hasil pemeriksaan serta pelaksanaan prosedur karantina berjalan maksimal, sehingga benar-benar setiap penumpang yang datang memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto.

Baca Juga: Terowongan Kuno Berusia Ratusan Tahun Ditemukan di Klaten, Begini Penampakannya

Sebagaimana diketahui kebijakan pengaturan dengan pembatasan kedatangan penumpang seperti ini telah banyak dilakukan di beberapa negara lain seperti di Australia, Philipina dan Jepang. Semua dalam rangka menjaga dan mencegah penyebaran .

“Kami meminta pengertian kepada seluruh Badan Usaha Angkutan Udara Nasional dan Perusahaan Angkutan Udara Asing untuk dapat melakukan pengaturan penumpang datang dan pelaporan data pada penerbangan internasional di Bandar Udara Soekarno-Hatta,” jelasnya.

Dengan ketentuan dapat mengangkut penumpang (inbound traffic) maksimal 90 (sembilan puluh) orang per penerbangan. Hal ini perlu dilakukan agar pihaknya melakukan pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah masuknya varian virus baru ke Indonesia.

Baca Juga: Pantura Terancam Tenggelam, Jateng Belajar dari Belanda

Selain itu, lanjut Novie Riyanto, mereka juga wajib menyerahkan data rencana kedatangan pesawat dan jumlah penumpang yang diangkut dengan rincian jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) dan/atau jumlah Warga Negara Asing (WNA) sebelum pesawat berangkat dari bandara asal kepada Ketua Komite Fasilitas Bandar Udara, Komandan Satgas Udara, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan dan EGM Bandar Udara.

Perlu untuk diketahui oleh masyarakat bahwa pembatasan sementara jumlah penumpang tersebut didasari oleh data histori rata-rata jumlah kedatangan penumpang internasional di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Agustus sampai dengan September 2021 yang mencapai kisaran 1.500 orang per hari dan cenderung akan terus mengalami kenaikan.

“Saat ini regulator dan penyelenggara bandara tengah menyiapkan tambahan kapasitas pemeriksaan swab test PCR dengan metode TCM dan NAT yang hasilnya dapat diperoleh paling lama 1 jam,” paparmya.

Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat Pada Atlit Peraih Medali Pertama di Ajang Paralimpiade Tokyo 2020

Dimana keberadaan fasilitas ini akan meningkat dari semula hanya 200 orang per jam menjadi 1.000 orang per jam, serta fasilitas ini memenuhi ketentuan Lab Bio Security Level II (BSL2).

“Diharapkan fasilitas ini akan rampung beberapa minggu ke depan, sehingga pembatasan jumlah penumpang per penerbangan akan terus dievaluasi seiring dengan kesiapan sarana dan prasarana di Bandara Soetta,” imbuh Dirjen Novie.****

Artikel Terkait