Aktor Utama Pengeroyokan dan Pembacokan di Jebres Berhasil Diamankan Polresta Solo

Polresta Surakarta ungkap pelaku utama aksi pengeroyokan di Jebres.

4 Maret 2022, 22:11 WIB

SKALA. ID – Jajaran Satreskrim Polresta Surakarta berhasil membekuk dalang dari tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di Depan SPBU Jurug dan Jalan insinyur Juanda Pucangsawit, Jebres Solo.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Syafri Simanjuntak ungkap ada dua aksi tindak pidana itu dilakukan dalam waktu berbeda namun dengan dalang 1 orang tersangka.

Kejadian pada hari Minggu tanggal 20 Februari 2022 sekira pukul 23.10 WIB, itu di depan SPBU jurug. Jadi ada 3 tersangka dan melukai 4 korban hingga mengalami luka berat. Look

Dimana otak dari tindakan kriminal tersebut adalah CP (35) warga Pucangsawit Jebres Surakarta. Dalam aksi pertama terjadi di depan SPBU Jurug, Kecamatan Jebres Surakarta pada tanggal 20 Februari.

“Tersangka CP melakukan pengeroyokan bersama kedua orang temannya berinisial, FHH warga Kadipiro Kecamatan Banjarsari dan 1 tersangka lagi yakni PS warga Jebres, Kota Surakarta yang kini masih buron,” jelas Kapolresta, Jumat (4/3/22).

Kejadian pada hari Minggu tanggal 20 Februari 2022 sekira pukul 23.10 WIB, itu di depan SPBU jurug TKP nya. Jadi ada 3 tersangka melukai 4 korban hingga mengalami luka berat,” jelas

Dalam 2 hari kemudian, CP kembali melakukan penganiayaan korban berinisial BHP warga Ringinasri Karanganyar. Dengan menggunakan senjata tajam clurit sepanjang 47 cm saat korban nongkrong bersama 3 temannya di jalan Ir. Juanda Pucangsawit, kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

“Jadi menurut penyelidikan CP ini sudah beberapa kali melakukan tindakan aksi premanisme. Aksi nekat mereka dipicu minuman keras dan pil koplo,” lanjutnya.

Sejumlah barang bukti yang berhasil disita petugas diantaranya, 1 sepeda motor, 1 bongkahan paving block, 3 pecahan paving block, dan senjata tajam clurit milik tersangka.

Kepada ketiga tersangka pengeroyokan dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 5 tahun 6 bulan.

“Khusus bagi tersangka CP juga dikenakan Pasal 351 ayat 1 dan ayat 2 KUHP atas tindakan penganiayaan dengan ancaman pidana 5 tahun penjara,” pungkasnya.***

Artikel Terkait